-->

Notification

×

Iklan


 

Iklan

Indeks Berita

Pesan Kepada Rakyat Israel bahwa perdamaian sejati hanya bisa dicapai melalui kemerdekaan Palestine , bukan kehancuran kami

Tuesday, 29 July 2025 | July 29, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-07-29T01:53:51Z

 


Spektrum IdNew York  Konferensi Internasional PBB tentang Penyelesaian Damai Palestina kembali menjadi sorotan dunia. Dalam forum bersejarah yang dipimpin bersama oleh Prancis dan Arab Saudi, Perdana Menteri Negara Palestina, Mohamed Mostafa, menyampaikan pidato penuh semangat dan harapan bagi masa depan rakyat Palestina.

Dalam pernyataannya, PM Mostafa mengucapkan terima kasih mendalam kepada Sekretaris Jenderal PBB, Majelis Umum, serta pemerintah Prancis dan Arab Saudi atas kepemimpinan mereka dalam mengadakan konferensi ini. Ia juga memberikan penghormatan kepada para pekerja lapangan PBB yang mempertaruhkan nyawa mereka demi menjalankan mandat perdamaian.

“Konferensi ini adalah pesan kepada rakyat Palestina bahwa dunia berdiri bersama kami dalam perjuangan untuk kehidupan, kebebasan, martabat, dan hak atas negara berdaulat kami,” ujar Mostafa. “Ini juga pesan kepada rakyat Israel bahwa perdamaian sejati hanya bisa dicapai melalui kemerdekaan kami, bukan kehancuran kami.”

Ia menegaskan bahwa rakyat Palestina tidak ditakdirkan untuk hidup dalam pendudukan dan pengasingan abadi. “Ada jalan lain—jalan yang lebih baik—menuju perdamaian bersama, keamanan bersama, dan kemakmuran bersama di kawasan ini. Bukan untuk satu pihak dengan mengorbankan yang lain, tetapi untuk semua.”

PM Mostafa juga mengkritik kegagalan pendekatan lama yang terlalu mengandalkan niat baik para pihak tanpa intervensi aktif dari masyarakat internasional. “Hasilnya hanyalah pendudukan yang mengakar, kekerasan yang meningkat, dan semakin banyak nyawa tak berdosa yang melayang.”




Dalam pidatonya, ia menyerukan:

  • Pengakhiran perang di Gaza dan seluruh wilayah Palestina,

  • Pembebasan semua sandera dan tahanan,

  • Penarikan pasukan pendudukan Israel,

  • Rekonsiliasi nasional dan penyatuan kembali Gaza dan Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur,

  • Penghentian permukiman ilegal, pengepungan, pemindahan paksa, dan aneksasi.

Mostafa mendukung penuh mediasi yang dilakukan Mesir, Qatar, dan Amerika Serikat, serta inisiatif negara-negara lain dalam mendorong solusi damai. Ia juga menyerukan kepada Hamas untuk mengakhiri kekuasaannya di Gaza dan menyerahkan persenjataan kepada Otoritas Palestina.

“Kami siap menyambut pasukan internasional dan regional untuk dikerahkan, dalam koordinasi penuh dengan Negara Palestina, guna memastikan stabilisasi, perlindungan, dan kepatuhan terhadap gencatan senjata,” jelasnya. Ia menekankan bahwa pasukan tersebut harus mendukung, bukan menggantikan, peran pemerintah dan keamanan Palestina.

Mostafa menegaskan bahwa gencatan senjata harus berlaku di seluruh wilayah Palestina dan disertai dengan penghentian semua tindakan ilegal. Ia menyerukan kepada seluruh negara untuk segera bertindak: “Ambil setiap tindakan yang Anda bisa untuk mengakhiri perang terhadap rakyat kami, menghentikan pendudukan, dan mencapai perdamaian yang adil dan abadi.”

Menutup pernyataannya, PM Mostafa menggarisbawahi: “Kami telah menunjukkan komitmen kami terhadap perdamaian, bahkan di tengah kekerasan brutal. Dengan dukungan Anda semua, kita bisa buktikan bahwa ada jalan damai menuju pembebasan.”

Pidato Mostafa memperkuat semangat konferensi untuk memulai langkah konkret, berkomitmen waktu, dan memastikan bahwa janji terhadap solusi dua negara bukan hanya retorika, tetapi kenyataan yang diperjuangkan bersama oleh komunitas internasional.

×
Berita Terbaru Update
Do you have any doubts? chat with us on WhatsApp
Hello, How can I help you? ...
Click me to start the chat...