“Siang hari ini saya mendampingi Bapak Presiden bertemu dengan Steve Forbes, salah satu tokoh terkemuka dari Amerika Serikat, pemilik Forbes Magazine dan media lainnya, sekaligus mantan kandidat Presiden AS pada tahun 1996 dan 2000,” ujar Rosan kepada media usai pertemuan.
Menurut Rosan, diskusi yang berlangsung selama sekitar 2 jam 15 menit tersebut mencakup pertukaran pandangan terkait kemajuan Indonesia, arah kebijakan Presiden dalam membuka kerja sama internasional, dan potensi penguatan hubungan ekonomi dan investasi antara Indonesia dan Amerika Serikat.
Forbes Akan Gelar CEO Global Forum di Jakarta Oktober 2025
Dalam pertemuan itu, Steve Forbes menyampaikan bahwa Forbes Media akan menyelenggarakan CEO Global Forum pada 14–15 Oktober 2025 di Jakarta, dan secara resmi mengundang Presiden Republik Indonesia untuk menjadi pembicara utama. Acara ini akan menghadirkan lebih dari 400 CEO dan pemimpin bisnis dari seluruh dunia.
“Kami sangat menikmati jamuan makan siang yang luar biasa dengan Presiden hari ini. Kami terkesan dengan kemajuan yang dicapai Indonesia dan menantikan CEO Global Forum di bulan Oktober nanti,” ujar Steve Forbes.
Indonesia Dinilai Sebagai Negara dengan Masa Depan Cerah
Steve Forbes memuji langkah-langkah reformasi yang tengah dilakukan oleh Indonesia, termasuk deregulasi, peningkatan produksi pertanian, pemberantasan korupsi, dan penyederhanaan proses bisnis.
“Presiden Anda adalah inspirasi. Indonesia telah membuat kemajuan besar dalam demokrasi sejak akhir 1990-an. Reformasi saat ini memungkinkan negara ini untuk benar-benar lepas landas, seperti roket yang mulai melaju cepat,” ujar Forbes.
Ia juga menekankan bahwa Indonesia berpotensi menjadi kekuatan ekonomi global yang besar dan menjadi inspirasi bagi negara-negara lain di Asia maupun dunia.
Komitmen Penguatan Hubungan Indonesia–Amerika Serikat
Baik pemerintah Indonesia maupun Forbes Media sama-sama menegaskan pentingnya kerja sama antara Indonesia dan Amerika Serikat di tengah dinamika global saat ini. Kesepakatan tarif yang dicapai baru-baru ini disebut sebagai langkah positif untuk memperkuat perdagangan bilateral.
“Indonesia adalah negara yang penuh harapan untuk masa depan, dan itu yang dibutuhkan dunia saat ini,” kata Steve Forbes menutup pernyataannya.
Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat citra Indonesia di mata dunia sebagai negara dengan stabilitas politik, kemajuan ekonomi, dan potensi investasi yang besar menjelang peringatan kemerdekaan ke-80 dan forum bisnis internasional berskala besar pada Oktober mendatang.
.gif)

