Spektrumid, Lingga- Dua pelatih karate Lingga yang mengikuti penataran wasit, juri dan pelatih Federasi Karate-Do Indonesia (Forki) Kepri di nyatakan lulus.
Keduanya adalah pelatih aktif Forki Lingga senpai Arba'ah dan senpai Davied Kristianto karateka sabuk hitam dari perguruan Indoneaia Karate Do (Inkado) Lingga.
Selain mengirim pelatih, Forki Lingga juga mengikutkan beberapa orang sebagai wasit juri pada kegiatan yang berlangsung di Mall Botania 2 (MB2) Batam, Kamis (22/1/26) tersebut.
Menurut Ketua Umum Forki Lingga, Gunawan, pengiriman pelatih dan wasit juri pada kegiatan yang juga di hadiri oleh Wakil Sekretaris PB Forki Shihan Salmon Situmeang dan Dewan Wasit PB Forki Shihan Suwadi ini, selain sebagai dukungan juga memotivasi para pengiat olahraga karate di Lingga, karena menurutnya karate memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Sehingga pembinaan Sumber Daya Manusia yang mumpuni menjadi kebutuhan mendesak yang pembinaanya diawali dari pelatih yang kompeten dan prosesional serta di dukung oleh wasit pertandingan yang berintegritas pula.
"Kedepan jika ada kesempatan, kami akan mengirimkan lebih banyak lagi peserta
agar pemahaman dan kualitas baik pelatih maupun wasit juri Forki Lingga setara dengan daerah lain," ungkapnya.
Sementara Davied Kristianto menyampaikan, ini adalah yang kesekian kali setelah kegiatan yang sama telah di ikutinya beberapa tahun lalu juga di Batam, yang mana ketika itu
mantan atlit karate terbaik Indonesia Hasan Basri peraih medali emas nomor kumite 65 kg putra
Asian Games 2002 di Busan, Korea Selatan sebagai penguji sekaligus memberikan materi baik teori maupun praktek.
Menurutnya, akreditasi bertujuan menjamin pelatih dan dojo memenuhi standar tinggi dalam pengajaran, sesuai tren digitalisasi dan profesionalisme yang ditetapkan.
Karenanya di era sekarang ini perlu di pertebal pemahaman karate bukan hanya soal teknik bertarung tetapi juga soal keadilan dan sportivitas, di sinilah peran wasit dan juri juga pelatih dojo sangat menentukan (Dd)
.gif)