Dalam pidatonya, Presiden memuji konsistensi dan determinasi Panthers yang berhasil mempertahankan performa meski menghadapi tantangan sepanjang musim. Ia menyinggung musim reguler 2025 yang dipenuhi cedera serta masa jeda kompetisi yang lebih singkat, namun tim tetap mampu memasuki babak playoff dengan kepercayaan diri tinggi.
Presiden menggambarkan “aura kemenangan” yang mengiringi perjalanan Panthers, terutama ketika mereka mencetak 94 gol sepanjang playoff, sebuah capaian tertinggi dalam satu generasi terakhir. Ia menyebut kemenangan tersebut sebagai pencapaian yang “surgikal”, menggarisbawahi ketepatan dan dominasi permainan mereka.
Dalam kesempatan itu, Presiden juga berseloroh mengenai rivalitas tradisional dengan Kanada, mengingat Florida Panthers kembali menggagalkan peluang negara tersebut merebut Stanley Cup untuk tahun ke-32 secara beruntun. Meski demikian, ia menegaskan bahwa kompetisi tersebut tetap berada dalam semangat sportivitas dan menghormati kontribusi Kanada dalam dunia hoki es.
Acara penyambutan ditutup dengan apresiasi Presiden atas kerja keras seluruh tim serta kontribusi mereka dalam mengharumkan olahraga hoki di Amerika Serikat.(fr)
Source: The White House
.gif)