-->

Notification

×

Iklan


 

Iklan

Indeks Berita

Pemerintah Dorong Industri Teknologi Nasional Masuk Rantai Pasok Global Semikonduktor

Wednesday, 28 January 2026 | January 28, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-28T04:47:58Z

 

 

Jakarta – Pemerintah menyiapkan sejumlah langkah strategis agar industri teknologi nasional tidak berhenti pada tahap perakitan semata. Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mendorong peralihan menuju produksi semikonduktor bernilai tambah tinggi guna membuka peluang ekonomi baru dan memperkuat daya saing industri dalam negeri.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menegaskan Indonesia perlu segera masuk ke dalam rantai pasok global semikonduktor sebagai langkah realistis yang dapat ditempuh dalam waktu dekat. Menurutnya, keterlibatan Indonesia pada komponen-komponen strategis akan meningkatkan posisi tawar nasional di industri teknologi global.

“Kita masuk dulu ke rantai pasokan global. Di komponen yang strategis, kita harus ada. Dari situ daya tawar Indonesia akan tumbuh,” ujar Nezar Patria dalam audiensi dengan PT Sat Nusapersada Tbk di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).

Nezar menyampaikan Indonesia memiliki modal awal yang kuat untuk masuk ke industri semikonduktor. Salah satunya adalah ketersediaan cadangan pasir silika yang melimpah, yang menjadi bahan baku utama silicon wafer, komponen penting dalam produksi chip semikonduktor.

Ia menjelaskan pesatnya perkembangan industri kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) telah mendorong lonjakan kebutuhan silicon wafer secara global. Kondisi tersebut diperparah oleh kelangkaan chip yang masih terjadi di berbagai negara, sehingga membuka peluang besar bagi Indonesia sebagai negara dengan sumber daya bahan baku yang memadai.

“Permintaan silicon wafer sangat tinggi karena industri AI berkembang pesat. Ini momentum yang jarang dan harus dimanfaatkan,” katanya.

Selain faktor sumber daya alam, Nezar menilai posisi geopolitik Indonesia yang relatif netral di tengah ketegangan global menjadi nilai tambah tersendiri. Pemerintah melihat peluang untuk menarik mitra industri dari berbagai negara sekaligus memastikan terjadinya alih teknologi ke dalam negeri.

“Yang kita kejar itu transfer teknologi. Kalau hanya tenaga kerja, dampak jangka panjangnya kecil,” tegasnya.

Untuk mendukung penguatan ekosistem industri teknologi nasional, Kemkomdigi juga terus menjalankan kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Saat ini, produk handphone, komputer genggam, dan tablet diwajibkan memenuhi TKDN minimal 35 persen.

Menurut Nezar, kebijakan tersebut memberikan ruang bagi tumbuhnya rantai pasok industri dalam negeri. Seiring meningkatnya kebutuhan komponen lokal, produksi di dalam negeri diharapkan berkembang secara bertahap dan berkelanjutan.

Melalui berbagai langkah tersebut, pemerintah menargetkan industri teknologi nasional dapat naik kelas. Tidak hanya berperan sebagai perakit, tetapi juga menjadi bagian penting dalam rantai industri semikonduktor global serta menciptakan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Source : Komdigi 

×
Berita Terbaru Update
Do you have any doubts? chat with us on WhatsApp
Hello, How can I help you? ...
Click me to start the chat...