Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Dedi Prasetyo, yang memimpin langsung pemberangkatan bantuan tersebut, menyampaikan rasa syukur karena apel bersama dengan mitra ojol berjalan dengan lancar. "Kami bersyukur kegiatan ini dapat berjalan dengan sukses, dan kami berharap bantuan yang kami kirimkan bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana," ujarnya.
Bantuan yang dikirimkan terdiri dari 18 truk, dengan 14 truk berisi bahan sembako, kebutuhan dasar lainnya, serta air bersih dan peralatan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Komjen Dedi juga menambahkan bahwa bantuan ini bertujuan untuk memberikan kesabaran dan ketabahan kepada korban bencana.
"Pemberian bantuan ini adalah bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang tertimpa musibah. Kami akan terus memastikan bantuan sampai ke tangan masyarakat yang membutuhkan, baik melalui jalur udara, darat, maupun laut," jelas Wakapolri.
Selain bantuan logistik, Polri juga mengirimkan pasukan untuk mendukung upaya pemulihan di daerah-daerah yang terdampak. Salah satunya adalah wilayah Aceh Tamiang yang sempat terisolasi akibat putusnya jalur transportasi. "Kami telah berhasil mengirimkan bantuan melalui jalur laut dan udara untuk wilayah yang sulit dijangkau, seperti Aceh Tamiang," tambahnya.
Dedi juga mengapresiasi partisipasi ojek online di Lampung yang turut menjaga kamtibmas serta berperan aktif dalam kegiatan sosial. "Ojek online di Lampung adalah mitra kami yang sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah bencana ini. Kami sangat menghargai peran mereka," ujar Dedi.
Bantuan yang dikirimkan meliputi berbagai kebutuhan penting seperti beras (12.489 kg), pakaian (2.643 unit), makanan kaleng (1.002 kaleng), minuman (240 kemasan), mi instan (5.730 dus), dan barang-barang lainnya. Dedi berharap bantuan ini bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat yang sedang berjuang menghadapi bencana alam di wilayah Sumatera.
Pemberangkatan bantuan ini juga menandai pentingnya kerja sama antara Polri, masyarakat, dan berbagai mitra lainnya untuk merespons bencana secara cepat dan tepat guna.