-->

Notification

×

Iklan


 

Iklan

Indeks Berita

Presiden Anugerahkan Tanda Kehormatan kepada 141 Putra-Putri Terbaik Bangsa

Monday, 25 August 2025 | August 25, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-08-25T11:05:44Z



Spektrum Id Jakarta, 25 Agustus 2025 – Presiden Republik Indonesia hari ini menganugerahkan gelar, tanda jasa, dan tanda kehormatan kepada 141 putra-putri terbaik bangsa dari berbagai bidang. Pemberian penghargaan ini berlangsung di Istana Negara dan dipandang sebagai bentuk penghormatan negara kepada mereka yang berkontribusi melampaui panggilan tugas.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan wujud komitmen Presiden untuk menumbuhkan tradisi pemberian apresiasi atas jasa besar warga negara.

“Bapak Presiden betul-betul ingin memberikan penghargaan kepada siapa saja putra-putri terbaik bangsa yang berprestasi di bidangnya masing-masing. Selama ini kita agak kurang memberikan penghormatan, padahal kontribusi mereka sangat luar biasa, baik di bidang kemanusiaan, kebudayaan, lingkungan, kesehatan, hingga riset vaksin,” ujar Prasetyo.Pendirian Badan Baru untuk Menjawab Kebutuhan Bangsa

Selain membahas penghargaan, Prasetyo juga menjelaskan tentang pembentukan dua badan strategis:

  1. Badan Pengelolaan Pantai Utara Jawa (Tanggul Laut Utara Jawa)
    Badan ini dibentuk untuk mengantisipasi penurunan muka tanah dan banjir rob yang kerap melanda wilayah pesisir utara Jawa. Menurut data, sekitar 20 juta warga tinggal di daerah rawan rob, sehingga diperlukan langkah strategis berupa pembangunan tanggul laut dan sistem pengelolaan pesisir.

    “Pembentukan badan ini semata-mata karena kebutuhan. Di sana akan ada proses perencanaan, pembangunan, hingga pengelolaan, termasuk keterkaitan dengan investasi,” kata Prasetyo.

    Badan tersebut akan dipimpin oleh seorang Kepala dengan dua Wakil Kepala, masing-masing mewakili unsur yang relevan dalam perencanaan dan investasi.

  2. Badan Industri Mineral Strategis
    Indonesia disebut sebagai negara yang sangat kaya mineral strategis, mulai dari nikel hingga mineral penting lain yang dibutuhkan di era teknologi tinggi. Presiden menekankan perlunya riset, identifikasi, dan perlindungan mineral strategis agar tidak lepas ke luar negeri tanpa nilai tambah.

    “Yang paling urgent adalah melindungi mineral strategis kita, mengidentifikasi seluruh potensi yang ada, dan melakukan riset agar bisa diolah menjadi produk bernilai tinggi,” jelas Prasetyo.

    Menariknya, badan ini untuk pertama kali dipimpin oleh Menteri Pendidikan Tinggi, yang dinilai tepat karena berhubungan langsung dengan riset dan kolaborasi dengan perguruan tinggi serta lembaga penelitian.

Mensesneg menegaskan bahwa pemberian tanda kehormatan dan pembentukan badan strategis ini menjadi bagian dari upaya Presiden untuk memastikan negara hadir dalam mengapresiasi warganya sekaligus menyiapkan fondasi kebijakan jangka panjang.

“Ini adalah tradisi baik yang harus terus dijaga, agar bangsa kita tidak abai menghargai prestasi putra-putri terbaiknya, sekaligus mampu mengelola sumber daya secara berdaulat dan berkelanjutan,” tutup Prasetyo.

Sumber : Sekertariat Presiden RI

×
Berita Terbaru Update
Do you have any doubts? chat with us on WhatsApp
Hello, How can I help you? ...
Click me to start the chat...