Persaingan untuk menguasai Warner Bros. Discovery berpotensi berubah menjadi pertarungan terbuka yang jauh lebih keras. Setelah beberapa kali menghadapi penolakan, David Ellison kini disebut-sebut siap mengambil langkah ekstrem demi merebut kendali kerajaan studio tersebut, bahkan jika itu berarti berhadapan langsung dengan Netflix di ruang publik.
Pada suatu pagi Desember yang cerah namun dingin, Ellison terlihat memimpin rangkaian pertemuan intensif di sebuah ruang konferensi bawah tanah gedung UBS, tak jauh dari Madison Square Park, New York. Lokasi tersebut menjadi semacam “ruang komando” sementara bagi Ellison dan jajaran petinggi Paramount yang mendampinginya.
Dengan penampilan rapi—celana berwarna krem dan blazer biru—Ellison menghabiskan hari itu bertemu sejumlah tokoh besar Wall Street. Dalam pertemuan tertutup tersebut, ia memaparkan visinya untuk mentransformasi Paramount sekaligus meyakinkan para investor agar mendukung langkah beraninya: mengajukan penawaran untuk Warner Bros. Discovery, yang beberapa hari sebelumnya telah menyepakati kesepakatan penjualan dengan Netflix.
Salah satu peserta pertemuan menggambarkan Ellison sebagai sosok yang sangat fokus dan bertekad penuh. Ia disebut datang bukan sekadar membawa ide, tetapi strategi menyeluruh untuk mengguncang peta kekuatan industri hiburan global.
Langkah Ellison ini dinilai berisiko tinggi. Jika upaya di balik layar kembali menemui jalan buntu, ia diperkirakan akan menempuh jalur yang lebih konfrontatif dan terbuka—sebuah skenario yang dapat memicu konflik publik antara raksasa media lama dan kekuatan baru streaming.
Pertarungan memperebutkan Warner Bros. Discovery kini tidak lagi sekadar soal bisnis, melainkan juga pertaruhan pengaruh, reputasi, dan arah masa depan industri hiburan. Jika Ellison benar-benar menekan “tombol nuklir”, konflik ini bisa menjadi salah satu drama korporasi paling brutal dalam sejarah Hollywood modern.
Source : The Hollywood Reporter
.gif)