Washington - Sebuah inisiatif perdamaian global resmi diluncurkan dengan terbentuknya Board of Peace (Dewan Perdamaian) sebagai organisasi internasional baru. Pembentukan lembaga tersebut ditandai dengan penandatanganan dan ratifikasi piagam oleh sejumlah kepala negara dan pemerintahan dalam sebuah upacara resmi yang berlangsung penuh simbol diplomatik.
Dalam sambutannya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut hari tersebut sebagai momen yang sangat penting dan telah lama dipersiapkan. Ia menegaskan bahwa banyak negara menyatakan minat untuk bergabung dalam inisiatif tersebut dan kerja sama akan melibatkan berbagai pihak, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
“Ini adalah hari yang sangat menggembirakan, telah lama dipersiapkan, dan banyak negara ingin menjadi bagian dari inisiatif ini,” ujar Presiden Trump.
Sehari sebelumnya, Presiden Trump juga mengungkapkan telah menggelar pertemuan yang dinilainya sangat sukses dengan sejumlah pemimpin bisnis global terkemuka serta para kepala negara asing. Menurutnya, momentum tersebut memperkuat langkah menuju pembentukan Dewan Perdamaian sebagai forum penting dalam mendorong stabilitas dan kerja sama internasional.
Pada kesempatan itu, Presiden Trump secara resmi mengundang Sheikh Isa dari Bahrain serta Menteri Luar Negeri Maroko, Nasser Bourita, untuk menandatangani dan meratifikasi Piagam Board of Peace, yang menandai berlakunya penuh organisasi tersebut.
Usai penandatanganan, perwakilan protokol menyatakan bahwa piagam telah sah dan Dewan Perdamaian kini resmi menjadi organisasi internasional.
“Piagam kini telah berlaku sepenuhnya, dan Board of Peace resmi menjadi organisasi internasional,” diumumkan dalam upacara tersebut.
Prosesi penandatanganan kemudian dilanjutkan oleh sejumlah pemimpin dunia lainnya, dimulai dari Presiden Argentina dan Perdana Menteri Armenia, disusul oleh Presiden Azerbaijan serta Perdana Menteri Bulgaria.
Pembentukan Board of Peace diharapkan menjadi wadah baru bagi dialog, kerja sama multilateral, dan upaya penyelesaian konflik secara damai di tengah dinamika geopolitik global yang terus berkembang.(SN)
Suorce : The White House
.gif)