-->

Notification

×

Iklan


 

Iklan

Indeks Berita

Wapres Gibran Rakabuming Tinjau Wilayah Terdampak Bencana di Aceh Singkil, Serahkan Bantuan untuk Masyarakat

Saturday, 6 December 2025 | December 06, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-16T05:48:35Z

 


SPEKTRUMID_ Aceh Singkil, 4 Desember 2025 – Setelah meninjau wilayah terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming melanjutkan kunjungan lapangannya ke Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, Kamis (4/12/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah bergerak cepat dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam dan mempercepat proses pemulihan.

Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 3 Desember 2025, sebanyak 5.286 kepala keluarga (KK) atau sekitar 21.143 jiwa terdampak oleh banjir dan longsor di Aceh Singkil, dengan ribuan warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Wapres Gibran tiba di Bandar Udara Syekh Hamzah Fansyuri, Desa Kampung Baru, Kecamatan Singkil Utara, setelah lepas landas dari Lapangan PTPN Batang Toru, Tapanuli Selatan, menggunakan helikopter VVIP Kepresidenan Super Puma. Sesampainya di Aceh Singkil, Wapres langsung melanjutkan perjalanan darat menuju Desa Ujung Bawang, Kecamatan Singkil, untuk meninjau kondisi banjir dan memastikan penanganan bencana berjalan dengan tepat.

Dalam peninjauan tersebut, Wapres didampingi oleh Kepala BNPB Letnan Jenderal Suharyanto dan Bupati Aceh Singkil Safriadi Oyon. Wapres Gibran menekankan pentingnya percepatan penanganan bencana, yang mencakup pendataan kerusakan, penyediaan logistik, dan rencana pemulihan jangka panjang bagi masyarakat yang terdampak.

Wapres juga menyaksikan penyerahan bantuan kemanusiaan yang dilakukan oleh PT BSI dan PT Pupuk Indonesia (Persero), yang diserahkan secara simbolis oleh Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN Aminuddin Ma’ruf kepada Bupati Aceh Singkil. Bantuan tersebut terdiri dari 200 paket logistik yang berisi beras, minyak goreng, susu formula atau susu UHT, obat-obatan, roti kering, mie instan, dan air mineral. Bantuan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat yang masih berada dalam proses pemulihan.

Wapres Gibran menyambut baik langkah cepat dari BUMN dan mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah dengan dunia usaha. “Kolaborasi seperti ini sangat penting dalam mempercepat pemulihan dan mengurangi beban masyarakat terdampak,” ujarnya.

Setelah meninjau kondisi banjir, Wapres melanjutkan perjalanan ke Desa Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara, untuk mengevaluasi kerusakan infrastruktur, khususnya jembatan yang terdampak bencana. Di lokasi tersebut, Wapres mendengarkan laporan teknis dari pemerintah daerah dan tim penanganan bencana mengenai upaya perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana.

Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, menjelaskan bahwa bencana banjir dan longsor di wilayahnya disebabkan oleh hujan ekstrem yang terjadi sejak 19 November 2025. Menurutnya, hujan dengan intensitas tinggi tersebut menyebabkan kerusakan luas pada permukiman dan infrastruktur di 9 kecamatan dan 67 desa. “Banjir dan longsor yang terjadi di sini belum pernah terjadi sebelumnya, ini adalah kejadian luar biasa yang belum tercatat dalam sejarah 200 tahun terakhir,” ujar Safriadi.

Dalam upaya penanganan bencana, pemerintah daerah bersama TNI dan Polri bekerja keras membuka akses jalan, menyalurkan bantuan, serta memperbaiki infrastruktur yang rusak. Bupati Safriadi juga melaporkan bahwa kebutuhan mendesak, seperti perahu karet, air bersih, logistik darurat, dan pembangunan tanggul, menjadi fokus utama dalam proses pemulihan.

“Alhamdulillah, kerja sama antara TNI, Polri, dan masyarakat sangat solid dalam mengatasi dampak bencana ini. Kami bekerja tanpa henti, bahkan malam hari, untuk membuka jalan alternatif dan memastikan bantuan sampai ke masyarakat,” ujar Safriadi.

Menyambut arahan dari Wapres, Bupati Safriadi berharap bantuan dari pemerintah pusat akan segera terealisasi untuk mendukung pemulihan wilayahnya. “Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan kedatangan Pak Wapres. Pemerintah pusat akan membantu mempercepat pemulihan, dan kami akan segera menyusun rincian kerusakan dan kebutuhan untuk dibawa ke Jakarta,” ungkap Safriadi.

Dalam penutupan kunjungannya, Wapres Gibran menegaskan bahwa dukungan pemerintah pusat sangat penting bagi percepatan pemulihan dan pembangunan kembali infrastruktur yang rusak. “Kita akan terus mendukung Aceh Singkil agar segera pulih, terutama dalam hal air bersih, logistik, akses jalan, dan kelanjutan pembangunan tanggul yang terbukti efektif mencegah banjir,” tambah Wapres.

Dengan langkah cepat dan sinergi antara pemerintah, BUMN, serta masyarakat, diharapkan Aceh Singkil dapat segera bangkit dan pulih dari dampak bencana ini.

×
Berita Terbaru Update
Do you have any doubts? chat with us on WhatsApp
Hello, How can I help you? ...
Click me to start the chat...