Notification

×

Iklan


 

Iklan

Indeks Berita

Indonesia Siap Kembangkan Pembesaran Lobster: Panen Perdana dan Dukungan Pemerintah

Wednesday, 10 September 2025 | September 10, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-09-10T09:34:19Z

 


Batam, 10 September 2025 — Indonesia memasuki babak baru dalam pengembangan sektor kelautan dan perikanan, khususnya dalam pembesaran lobster. Pada hari ini, Menteri Kelautan dan Perikanan, bersama Wakil Presiden, melakukan kunjungan ke Batam untuk menyaksikan panen perdana pembesaran lobster yang hasilnya cukup menggembirakan. Menurut Menteri, sekitar 1,7 juta benih lobster berhasil dipanen, menandakan kesuksesan besar dalam program pembesaran lobster lokal.

Menteri Kelautan dan Perikanan menjelaskan bahwa selama dua hingga tiga tahun terakhir, Indonesia telah mempelajari ekosistem perairan untuk mengembangkan teknologi pembesaran lobster yang efisien dan berkelanjutan. "Kehadiran Pak Wapres di sini adalah simbol semangat baru. Ini adalah sejarah baru bahwa Indonesia sudah siap mengembangkan pembesaran lobster. Tidak ada lagi kekhawatiran kita kehabisan benih," katanya.


Mengatasi Penyulundupan Benih Lobster

Selain itu, Menteri juga menyoroti masalah penyelundupan benih lobster yang selama ini menjadi tantangan besar. Dengan luasnya wilayah perairan Indonesia, upaya untuk mencegah pemborosan benih yang melayang keluar laut Indonesia memang tidak mudah. Namun, dengan adanya sistem budidaya modern dan teknologi resirkulasi aquaculture, Indonesia kini menguasai teknologi yang memungkinkan pembesaran lobster secara lokal dan berkelanjutan.

"Benih lobster yang kita hasilkan tidak lagi diekspor, dan kita sedang mempercepat peraturan presiden terkait pembasmian penyelundupan benih lobster," ujar Menteri. Hal ini didukung oleh Ketua Komisi IV DPR yang hadir dalam kunjungan tersebut, yang meminta agar peraturan yang diperlukan dapat segera dipercepat untuk menekan aksi ilegal yang merugikan negara.


Potensi Blue Food Indonesia: Lobster dan Ikan Laut Lainnya

Selain lobster, Indonesia juga sedang mengembangkan pembesaran berbagai jenis ikan laut lainnya, seperti ikan bawal bintang, kakap, Napoleon, kerapu, dan jet porch, yang juga berhasil dikembangkan melalui teknologi budidaya modern. Pemerintah menargetkan bahwa dalam tiga hingga empat tahun mendatang, Indonesia akan menjadi kekuatan besar di bidang blue food, khususnya dalam sektor lobster dan ikan laut lainnya.

“Ini adalah bagian dari upaya besar kita menuju swa sembada pangan, yang sudah menjadi prioritas Presiden. Kita sudah kuat dalam hal pangan karbohidrat dan lemak, sekarang kita fokus pada protein, khususnya melalui sektor perikanan,” ungkap Menteri.


Sinergi Pemerintah dan DPR

Wakil Presiden yang hadir dalam acara tersebut juga mengapresiasi keberhasilan Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam mengembangkan teknologi pembesaran lobster dan ikan-ikan mahal lainnya. "Kami akan terus mendukung inisiatif ini, karena ini penting bagi kesejahteraan masyarakat dan untuk menjaga kekayaan laut kita," ujar Wapres.

Di sisi lain, Ketua Komisi IV DPR juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan DPR untuk memastikan program-program ini dapat terimplementasi dengan baik dan tepat waktu. “Pemerintah dan DPR harus saling mendukung dalam memastikan program-program ini sukses untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Kunjungan ini juga menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong sektor kelautan dan perikanan Indonesia menjadi salah satu pilar utama ekonomi negara, dengan pengembangan yang berkelanjutan dan berfokus pada kesejahteraan masyarakat pesisir.

Percepatan Peraturan Presiden (Perpres)

Kehadiran para pejabat juga menandai langkah pemerintah untuk mempercepat proses pengajuan Perpres Satgas Pemberantasan Ilegal BBL (Benih Lobster), yang diharapkan segera disahkan untuk menanggulangi peredaran ilegal benih lobster ke luar negeri. "Ini untuk menjaga kelangsungan ekosistem perikanan dan menciptakan industri perikanan yang berbasis pada pengelolaan yang berkelanjutan," tambah Menteri.

Ke depan, Indonesia diharapkan tidak hanya akan menjadi penghasil lobster terbesar di dunia, tetapi juga akan mampu menjaga dan mengelola ekosistem lautnya dengan lebih baik.

×
Berita Terbaru Update
Do you have any doubts? chat with us on WhatsApp
Hello, How can I help you? ...
Click me to start the chat...