-->

Notification

×

Iklan


 

Iklan

Indeks Berita

Presiden Prabowo Sampaikan Pernyataan Terkait Insiden Demonstrasi dan Meninggalnya Pengemudi Ojol

Friday, 29 August 2025 | August 29, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-08-29T07:05:20Z

 


Spektrum Id Jakarta, 29 Agustus 2025 Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan pernyataan resmi menanggapi insiden demonstrasi yang berujung tindakan anarkis serta peristiwa meninggalnya seorang pengemudi ojek online, Afan Kurniawan, akibat tertabrak petugas pada malam sebelumnya.

Dalam pernyataannya, Presiden Prabowo menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kejadian tersebut.

“Saya atas nama pribadi dan atas nama pemerintah Republik Indonesia mengucapkan turut berduka cita dan menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya. Pemerintah akan menjamin kehidupan keluarganya dan memberi perhatian khusus kepada orang tua serta saudara-saudaranya,” ujar Presiden.

Instruksi Pengusutan Tuntas

Presiden menegaskan bahwa tindakan aparat yang berlebihan dalam insiden ini tidak dapat ditoleransi. Ia telah memerintahkan agar kasus tersebut diusut secara tuntas dan transparan. 

Petugas-petugas yang terlibat harus bertanggung jawab. Jika diketemukan mereka berbuat di luar kepatutan dan ketentuan yang berlaku, akan kita ambil tindakan sekeras-kerasnya sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Imbauan untuk Tetap Tenang

Presiden Prabowo juga menyerukan kepada masyarakat agar tetap tenang dan mempercayai pemerintah dalam menyelesaikan masalah ini. Ia menekankan bahwa semua aspirasi masyarakat akan dicatat dan ditindaklanjuti secara serius.

“Aspirasi yang sah, silakan untuk disampaikan. Kita akan perbaiki semua yang perlu diperbaiki. Saya mengimbau seluruh bangsa Indonesia untuk waspada, agar unsur-unsur yang selalu ingin membuat huru-hara tidak berhasil memecah belah bangsa,” katanya.

Fokus pada Persatuan dan Pembangunan

Di akhir pernyataannya, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk terus membangun bangsa menuju kemandirian dan kesejahteraan.

“Bangsa kita sedang berbenah diri, mengumpulkan semua tenaga dan kekuatan untuk bangkit menjadi negara yang kuat, sejahtera, dan mandiri. Kita tidak boleh memberi ruang bagi pihak-pihak yang ingin membuat kerusuhan,” tutupnya.

Presiden mengakhiri pernyataannya dengan salam persatuan lintas agama dan keyakinan, serta seruan penuh semangat: “Merdeka!”

×
Berita Terbaru Update
Do you have any doubts? chat with us on WhatsApp
Hello, How can I help you? ...
Click me to start the chat...