Notification

×

Iklan


 

Iklan

Indeks Berita

PRESIDEN KOMISI EROPA URSULA VON DER LEYEN PUJI KOMITMEN INDONESIA PADA KERJA SAMA EKONOMI DAN STABILITAS INTERNASIONAL

Sunday, 13 July 2025 | July 13, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-07-13T12:22:24Z


Spektrum Id 
Brussel, 13 Juli 2025 – Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, menyampaikan apresiasi dan komitmen kuat untuk memperkuat hubungan Uni Eropa dengan Indonesia dalam pernyataan pers bersama Presiden RI Prabowo Subianto di Brussel, Belgia. Dalam sambutannya, Von der Leyen menegaskan pentingnya kemitraan strategis antara Uni Eropa dan Indonesia di tengah dinamika global yang terus berubah.

“Dalam banyak kasus, persatuan dalam keberagaman adalah kekuatan kita bersama,” ungkap Von der Leyen. “Uni Eropa dan Indonesia adalah contoh dari bagaimana komunitas yang beragam bisa menjalin kerja sama yang solid, tidak hanya di masa lalu, tetapi juga menuju masa depan yang lebih kuat.”

Ia menggarisbawahi bahwa kemitraan ini telah mengalami jeda dalam beberapa tahun terakhir, namun kini menunjukkan kemajuan nyata. “Setelah bertahun-tahun komunikasi yang penuh tantangan, saya berterima kasih atas keterbukaan dan komitmen Indonesia terhadap stabilitas, resolusi damai, dan transparansi,” lanjutnya.

Von der Leyen juga menyoroti peran penting Indonesia sebagai pasar berkembang yang dinamis. “Indonesia adalah mitra penting di kawasan Asia Tenggara dengan pasar yang terus tumbuh, didukung oleh masyarakat yang terbuka dan industri yang terus berkembang.”

Presiden Komisi Eropa menekankan pentingnya kerja sama ekonomi yang inklusif. Ia menyebut bahwa Uni Eropa tidak hanya tertarik pada perdagangan dan pasokan, tetapi juga memastikan bahwa kerja sama ini memberikan manfaat nyata bagi individu dan komunitas lokal.




“Kita bicara soal bisnis yang membawa nilai, menciptakan lapangan kerja, dan menghargai nilai-nilai lokal. Ini bukan hanya soal ekspor dan impor, tetapi soal saling membangun,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Von der Leyen juga memuji komitmen Indonesia terhadap stabilitas kawasan dan kontribusinya pada ketertiban internasional. “Indonesia telah menjadi jembatan, kekuatan penyeimbang yang menghadirkan kejelasan dan ketegasan dalam kerja sama global.”

Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa Eropa membuka diri untuk Indonesia, sama seperti Indonesia membuka diri untuk Eropa. “Kami menyambut Indonesia dalam kerangka kerja sama yang saling menguntungkan. Dunia membutuhkan hubungan yang kuat seperti ini.”

Pertemuan antara Presiden Prabowo dan Ursula von der Leyen ini menjadi penanda babak baru dalam hubungan bilateral, terutama menjelang pembaruan perjanjian CEPA (Comprehensive Economic Partnership Agreement) yang tengah dibahas kedua pihak.(F)

×
Berita Terbaru Update
Do you have any doubts? chat with us on WhatsApp
Hello, How can I help you? ...
Click me to start the chat...